![]() |
| Fhoto : Contreng Biru Tanda Bukti Kegiatan Pekerjaan (DAK) Asal-asalan Pelaksanaan dari CV. Mulia Karya Cemerlang |
Mesuji - Lampung - HNNews.com - Bangunan gedung pendidikan sekolah SD 13 terletak di kampung/Desa Hadi Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Propinsi Lampung, yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkesan asal-asalan, pasalnya jika ditinjau dari sudut pandang mata pekerjaan tersebut diduga asal jadi di terbitkan pada hari Sabtu (29/07/2024),
Bangunan gedung pendidikan yang dikerjakan oleh CV Mulia Karya Cemerlang, No Kontrak.PG.01.03/1303/SP/IV.03/SMI/2024, dengan nilai kontrak anggaran Rp.3.056.000,000, tersebut diduga sepertinya tidak di awasi oleh konsultan pengawasan baik dari CV ataupun dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji.
Saat awak media berkunjung ke sekolah SD 13 Way Serdang, sekitar pukul 08.30 Wib di SD 13 Way Serdang meninjau lokasi bangunan pondasi asal - asalan tim media mencoba bertanya ke beberapa tukang bangun di lokasi, terkait kekuatan pondasi bangunan bahwa dasar pondasi semestinya diberi adukan semen baru memasang batu-batu barulah diberi adukan lagi, supaya kekuatan bangunannya bisa kuat dan kokoh.
Salah satu tukang yang lagi bekerja." Berkata, itu sudah mas kami kasih adukan, disaat tim media meminta izin membuka beberapa batu yang sudah tersusun rapih ternyata dibawahnya masih ada genangan air yang lebih herannya lagi, adukan semen tanpa ada takeran, terlihat di video yang kami rekam beberapa waktu lalu.Ucap tim media
Dilain hal, seharusnya bangunan gedung pendidikan sekolah harusnya diawasi oleh Konsultan pengawas yang kecimpung dan bertanggung jawab atas pembangunan tersebut, di lain sisi Kadis dan Kabag Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, No WhatsApp awak media di blokir tanpa memberikan penjelasan terkait pekerjaan yang asal - asalan, karena bagian sekolah ini akan dipakai dan ditempati para siswa dan siswi yang akan belajar menuntut ilmu pendidikan, setidaknya memiliki kualitas dan mutu dari bangunan.
Bangunan gedung pendidikan dengan anggaran yang cukup besar setidaknya bisa bikin bangunan sekolah kokoh dan kuat bukan asal jadi, karena apabila bangunan tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Bangunan (RAB) nantinya bisa menggangu para murid belajar di ruang tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban dari Kadis Berinisial (AN) dan DNS Disdik Kabid Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, di saat tim media memberikan pesan via WhatsApp, prihal akan pengawasan pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan anggaran sebesar tersebut. Ucap Tim media
Tidak lama salah satu oknum yang diduga sebagai LSM mencoba menghubungi lewat via WhatsApp video coll, kepada Andre Redaksi Media Hukum Nusantara News.com 4x menghubungi, tapi tidak di angkat sehingga Oknum LSM, tersebut mencoba meminta bantuan kepada salah satu rekannya yang berada di Kabupaten Tulang Bawang, untuk konfirmasi terkait namanya dan mempertanyakan permasalahan arogansi, sedangkan tidak pernah ketemu sama sekali, malahan mengajak ngopi bareng dan sekaligus membawa nara sumber, ucap salah satu rekannya yang berada di tulang bawang.
Andre redaksi HNNews.com," menjawab sesuai dengan nara sumber terkait permasalahan arogansi oknum tersebut, tidak perlu saya bertemu dengan oknum tersebut di lihat dari caranya saja dari beberapa orang yang saya hubungi sudah memberikan logat yang bisa kita duga sebagai arogan, sesuai dengan poksi sebagai media wartawan mana yang dilihat, didengar, ada bukti bukti (BB) lengkap ya dinaikan beritanya.tegasnya
Andre menambahkan, sedangkan oknum LSM tersebut apakah tidak memahami terkait perlindungan nara sumber sudah jelas ada Undang-undangnya. Ucap tegas Andreyadi Pimpinan Media HNNews.com ( Tim/ Red)
