![]() |
| Fhoto : Diduga Proyek Pembangunan Gedung Bedah Central Yang Di kerjakan Oleh CV Famili Tidak Sesuai Rab/spek |
Mesuji - HNNews.com - Lampung - Di duga Proyek Pembangunan Gedung Bedah Central di Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji dikerjakan asal asalan, Proyek pembangunan gedung bedah central yang menelan anggaran sebesar Rp.8.856.000.000 di kerjakan asal asalan tidak sesuai spek/rab, Sabtu 14/9/2024.
Disaat awak media kontrol sosial turun kelapangan terkam sorot kamera awak media, rakitan ring balok tiang cor bangunan nampak tidak sesuai rab, besi cincin ring balok tiang yang seharusnya memakai besi 8.ins disitu terlihat jelas dengan awak media, besi yang di pakai adalah besi cincin 4.5 ins. Saat awak media temuin angga yang berada di kantor proyek, konfirmasi menanyakan kenapa besi cincin balok tiang memakai besi 4,5 ins beliau mengatakan saya sampai disini rakitan besi itu sudah ada pak, coba sampean tanya dengan mas Asep selaku pengawas lapangan. Saat kami konfirmasi lewat via telfon saya menanyakan kepada Asep, beliau mengatakan saya tidak tau kenapa sampean tanya sama saya, sampean salah orang," Ucapnya Asep.
Karena Angga dan Asep saling membuang, seminggu kemudian kami bersama tem menanyakan kepada Pk Kusnandar selaku Kepala Dinas Kesehatan Mesuji di Kantor dinas, beliau meminta bukti foto rakitan ring balok tiang yang diduga tidak sesuai rab, Pak Kusnandar nampak marah dan mengatakan ini tidak boleh, saya yang baya jadi harus ngikutin aturan saya, " Ucapnya Kusnandar.
"Tiga hari kemudian Pak Kusnandar menghubungi kami lewat via telfon, beliau mengatakan kepada awak media, saya sudah turun langsung ke lokasi pembangunan gedung bedah central, dan sudah saya kasih teguran supaya di benahi dan di perbaiki rakitan besi balok tiang harus memakai besi cincin 8 ins, tidak boleh memakai besi cincin 4,5 ins," Ucapnya Kusnandar.
Saat awak media kontrol sosial lagi turun ke lokasi Pembangunan Gedung Bedah Central, nampak jelas rakitan balok tiang tidak ada yang di perbaiki semuanya masih memakai besi cincin 4,5 ins.
Kami minta kepada Dinas terkait supaya turun ke lokasi supaya bertindak tegas, jangan sampai tutup mata, ini tidak bisa di biarkan karena jelas sangat merugikan negara.
(Kabiro Juari )
