Viral !!! Kios Anugerah Tani Diduga Pupuk Siluman. Oknum Anggota Polsek Rawa Pitu Punya Indra Ke Enam. Ini Penjelasannya


Fhoto : Kelotok Muatan
Pupuk bersubsidi 



HNNews.com // Tulang Bawang // Disaat awak media melintas di jalan Kampung Gedung Jaya. Kecamatan Rawa Pitu. Kabupaten Tulang Bawang, melihat adanya Kapal Air (Kelotok) menyandarkan di pinggir jalan terlihat sedang bongkar muatan pupuk bersubsidi jenis urea. Pada hari Selasa jam 10:00 Wib 


Awak media menghampiri kuli pengangkut pupuk bersubsidi dan mempertanyakan kepada nahkoda kapal (kelotok), untuk menanyakan surat jalan atau (DO) pupuk bersubsidi tersebut, agar bantuan pemerintah tepat sasaran kepada para petani sawah, ini bisa di terima dan di salurkan dengan semestinya. Jelasnya


Izin bapak ini yang bawa Kelotok Yach, bisa enggak perlihatkan surat izin jalan yaitu (DO) supaya saya bisa tau nama kios tempat pupuk bersubsidi ini di salurkan. Ungkap Andreyadi Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI TUBA) 27 Januari 2026 pada hari Selasa jam 10:00 wib 


"Nahkoda kapal (kelotok) dengan pura - pura bingung seolah-olah mencari surat tersebut dan berkata," maaf pak saya lupa untuk mengambil surat jalannya (DO) itu kepada sopir mobil dengan plat nomor BE.8xxx YS." Ucap Nahkoda Kelotok sebut saja namanya Dul Gani.


Dul Gani menambahkan, pemilik kios namanya Bu Dewi kalau abang mau nanya apa-apa tentang masalah pupuk ini, langsung aja abang sama pemilik kiosnya, karena kami hanya kuli angkut jadi gak tau apa-apa. Jelasnya 


Andreyadi Ketua DPC PPWI TUBA Mendatangi tempat yang sudah di berikan alamat oleh kuli angkut pupuk bersubsidi, setiba di kediaman Bu Dewi langsung Andreyadi wawancara terduga  pemilik pupuk bersubsidi jenis urea dan mempertanyakan surat jalan atau (DO) serta surat (SPJB) ada enggak Bu Dewi.Tutur Andreyadi 


"Waduh pak bapak saya Simanjuntak tidak jadi datang kesini surat izinnya tinggal di mobil coba nanti saya menghubungi orang'nya dulu bisa enggak di anter kesini surat (DO) nya. Kata Dewi 


Setiba surat sudah di Bu Dewi, maka kami izin untuk mengambil fhoto dokumentasinya, tetapi tidak diperbolehkan oleh Bu dewi alasannya yang tidak masuk akal bagi kami awak media yang lebih mengherankan lagi ucapan Bu Dewi yang mengatakan bahwa dirinya di hubungi salah satu anggota Polsek Rawa Pitu Berinisial (EN) dalam bahasa anggota tersebut yang disampaikan Bu Dewi kepada awak media.


Iya bang saya ini di telpon anggota polsek yaitu bapak Erwin," dia mendapatkan laporan dari anggota Polres bahwa ada penemuan media tentang pupuk bersubsidi apa benar Bu Dewi. Ucap anggota Polsek Rawa Pitu 


Andreyadi Ketua DPC PPWI TUBA sangat terkejut dengan perkataan Bu Dewi yang mengatakan hal tersebut, sedangkan saya tidak pernah menghubungi Pihak Polres Tulang Bawang, hanya menghubungi babinkamtibmas Rawa Pitu untuk melakukan tindakan mengamankan barang bukti (BB) supaya tidak di hilangkan barang bukti oleh pemiliknya.


 

Andre mencoba menghubungi lewat chat WhatsApp kepada anggota Polsek Rawa Pitu Berinisial (EN) untuk menanyakan kebenaran atas ucapan dan perkataan Bu Dewi, yang mengatakan Anggota Polres menghubungi oknum (EN) terkait pupuk bersubsidi. Tetapi disaat di hubungi dan pesan suara audio sampai detik ini tidak ada jawaban dari anggota Polsek Rawa Pitu. Ucap tegas Andreyadi Ketua DPC PPWI TUBA. Bersambung (Tim /Red) 






 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال