![]() |
| Fhoto : Andreyadi Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( DPC PPWI) TUBA |
Tulang Bawang - HNNews.com - Oknum ASN pegawai Kecamatan Rawa Jitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, diduga kuat arogansi terhadap pimpinannya hal tersebut terjadi karena permasalah bangunan warung di atas tanah PU Bina Marga. 03 -Juli - 2024.
Menurut nara sumber bahwa ada salah satu oknum ASN pegawai kecamatan rawa jitu timur berinisial (TS), melarang warga membangun sebuah warung di atas tanah PU Bina Marga, yang menjadi pertanyaan warga, oknum (TS) melarang warga membangun sebuah warung di atas tanah PU Bina Marga, tetapi kenapa oknum (TS) bisa membangun warung di atas tanah PU Bina Marga tersebut. Ucap Nara sumber
Andreyadi ketua DPC PPWI TUBA bersama tim media mendatangi kantor Camat Rawa Jitu Timur, sesampainya tim media bertemu dengan salah satu oknum pegawai kecamatan Rawa Jitu Timur berinisial (SO) pada hari Selasa 02 Juli 2024, sekitar jam 10.30 wib.
Pegawai SO membenarkan atas insiden tersebut, bahkan bapak camat melarang membangun tempat tersebut di karenakan memakan bahu jalan karena jalan itu selalu di lewati siswa siswi dan anak murid yang melintas setiap hari ke sekolahnya.ungkap SO
Oknum SO menambahkan, mungkin karena ucapan bapak camat menegur seperti itu, sehingga (TS) diduga tidak terima atas ucapan bapak camat yang melarang membangun warung di atas tanah PU Bina Marga. "Sebenarnya bukan melarang, warga membangun warung di bahu jalan tanah PU Bina Marga, tetapi camat meminta warga bisa membangun warung disitu tetapi jangan terlalu dekat dengan jalan aspal, supaya baik masyarakat ataupun anak - anak sekolah yang melintasi di jalan tersebut tidak terganggu." tuturnya
Andreyadi menuturkan sangatlah menyayangkan sifat dari Oknum pegawai ASN berinisial (TS), tidak seharusnya mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dan kurang sopan kepada pimpinannya, semestinya sebagai pegawai Negeri kecamatan lebih sopan santun dan menghargai pimpinannya dan mengayomi masyarakat warga di kecamatan Rawa Jitu Timur, bukan sebaliknya menantang dan Arogansi kepada pimpinannya dan kepada warganya.Tegasnya
Andre menambahkan, apalagi sampai pimpinan atau bapak camat diduga karena ucapan dari TS langsung mengakibatkan sakit selama dua (2) hari, karena kepikiran dengan kata-kata dari pegawainya yang tidak menghargai seorang pimpinan. Ucap tegas Andre Ketua DPC PPWI Tulang Bawang.(Bersambung)
